Dimulai dari kecenderungan, hilangnya rasa khawatir dan tumbuh rasa tenang yang menentramkan, kemudian berangsur menjadi bentuk kasih dan sayang karena-Nya.
Adalah risalah proses dalam pertemuan sebagaimana tercantum dalam QS 30 : 21 yang diperuntukkan bagi kaum yang berpikir (semoga kita termasuk didalamnya)
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”
(Q.S. Ar-Rum : 21)
Dengan segala kerendahan hati dan dengan ucapan syukur atas Rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala, Kami bermaksud memohon perkenan doa restu dan mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir di acara pernikahan kami yang Insha Allah akan dilaksanakan pada:
Doa dan ucapan terbaik Bapak/Ibu membersamai perjalanan pernikahan kami
Kehadiran maupun doa Bapak/Ibu adalah hal yang kami syukuri, namun apabila ingin memberikan dalam bentuk lain, kami menerima juga dengan rasa syukur kepada-Nya
Mari mengabadikan momen bahagia di acara pernikahan kami dengan menggunakan filter Instagram berikut
A : “Pertanyaan kapan, kapan kuliah, kapan sidang, kapan diprint, kapan kita dimana, akan berganti menjadi bagaimana, bagaimana kabar mu, bagaimana pekerjaanmu, bagaimana bacaanmu, bagaimana yakin, kemudian pertanyaan berubah menjadi kapan lagi”
B : “intinya?”
A : “Tidak ada habis-habisnya, selesaikan satu urusan, dan kerjakan urusan lain lagi (94:7). Mengambil kata Ali Bin Abi Thalib, urusan yang akan menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu”
B: “Seperti mencari dan dipertemukan?”
A : “Pertanyaan serius. Hasil Googling di Bing, selain mencari, kunci dari proses ini adalah mencoba merefleksi tujuan hidup dengan seobjektif dan seterbuka mungkin. Ini pasti akan menjadi perjalanan yang panjang, dan butuh teman perjalanan yang ikut membersamai juga”
B : “Seperti kutipan, Bukan karena bertemu lalu berjodoh, tetapi karena berjodoh lah maka dipertemukan?”
“Semoga Allah Memberkahimu di waktu bahagia dan memberkahimu di waktu susah, dan semoga Allah menyatukan kalian berdua dalam kebaikan”
(HR. Abu Dawud No. 2130)